√ Pengertian, Tujuan, dan Instrumen Kebijakan Moneter

Diposting pada

Gurupendidikan.com – Kebijakan moneter merupakan kebijakan yang diambil oleh bank Indonesia atau bank sentral yang bertujuan untuk memelihara serta mencapai stabilitas nilai mata uang yang bisa dikerjakan antaa lain dengan cara mengendalikan jumlah uang yang beredar di masyarakat serta penetapan suku bunga. Hal tersebut dirasa perlu untuk dilakukan guna memberikan pengaruh terhadap pengeluaran dalam perekonomian makro.

Tujuan Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter memiiki tujuan utama yakni stabilitas perekonomian dalam skala makro. Tujuan tersebut tidaklah bersifat statis, melainkan bersifat dinamis karena senantiasa disesuaikan dengan keterbutuhan perekonomian yang terdapat pada suatu negara. Akan tetapi, pada umumnya negara telah menetapkan beberapa hal yang menjadi tujuan dari kebijakan moneter, diantaranya ialah :

  • Pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pendapatan
  • Kesempatan kerja
  • Kestabilan harga
  • Keseimbangan neraca pembayaran

Penjelasan secara lebih detal mengenai tujuan moneter ialah sebagai berikut :

  1. Melakukan peredaran mata uang sebagai alat tukar dalam kegiatan ekonomi (medium of exchange)
  2. Mempertahankan kesetimbangan antara stabilitas tingkatan harga dengan keterbutuhan likuiditas perekonomian.
  3. Optimalisasi distribusi likuiditas dalam rangka menggapai pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dalam berbagai sektor perekonomian.
  4. Mendukung pemerintah dalam upaya pelaksanaan kewajiban yang tak mampu terealisasikan melalui sumber pendapatan yang ada
  5. Berperan dalam penjagaan stabilitas ekonomi (keseimbangan pertumbuhan perputaran jual beli barang / jasa)
  6. Melakukan penjagaan stabilitas harga (harga barang adalah hasil kesepakatan transaksional antara jumlah uang yang tersedia di pasar dengan yang beredar di masyarakat)
  7. Memperluas kesempatan kerja / lapangan pekerjaan
  8. Melakukan perbaikan terhadap neraca perdagangan kerja masyarakat
Baca Juga :  Pengertian Sistem Ekonomi Menurut Para Ahli

Instrumen Kebijakan Moneter

Intrumen yang dapat didayagunakan oleh pemerintah dalam upaya pengambilan kebijakan moneter diantaranya ialah :

  1. Kebijakan Operasi Pasar Terbuka

Operasi pasar terbuka ialah salah satu kebijakan yang diputuskan oleh bank sentral untuk menambah atau mengurangi jumlah uang  yang beredar. Kebijakan ini diambil dengan cara menjual SBI (Sertifikat Bank Indonesia) atau membeli surat-surat berharga yang ada di pasar modal.

  1. Kebijakan Diskonto

Kebijakan Diskonto ialah pengurangan atau penambagan jumlah uang yang beredar di masyarakat dengan cara megubah diskonto bank umum. Apabila bank sentral telah menghitung jumlah uang yang beredar melebihi keterbutuhan (gejala inflasi), makan bank sentra; akan mengambil kebijakan untuk menaikkan suku bunga. Dengan kebijakan tersebut, secara otormatis akan merangsang datangnya orang-orang untuk menabung.

  1. Kebijakan Cadangan Kas

Bank sentral dapat menyusun peraturan untuk mengatur (menaikkan dan menurunkan) cadangan kas yang ada (cash ratio). Bank umum menerima uang dari nasabah (tabungan, giro, sertifikat deposito, dan lainnya) yang tentu saja ada persentase tertentu dari mata uang yang disetorkan nasabah.

  1. Kebijakan Kredit Ketat

Kredit tetap diberikan oleh bank umum, namun pemberian tersebut haruslah berdasarkan syarat-syarat yang cakupannya meliputi 5C yaitu Character, Capability, Collateral, Capital, dan Condition of Economy. Dengan kebijakan ekonomi kredit tetat, jumlah uang yang secara efisien akan dengan mudah dapat diawasi. Kebijakan semacam ini juga dapat diambil ketika ekonomi sedang mengalami gejala inflasi.

  1. Kebijakan Dorongan Moral

Bank sentral mampu memberikan pengaruh terhadap jumlah uang yang beredar dengan berbagai bentuk semisal pidato, pengumuman, serta edaran yang ditujukan terhadap bank umum serta pelaku moneter lainnya. Isi dari pengumuman tersebut diantaranya adalah berupa seruan atau ajakan untuk menahan pinjaman tabungan.

Baca Juga :  Piramida Penduduk : Pengertian, Ciri, Dan Macam Beserta Contohnya Secara Lengkap

Demikian pembahasan mengenai kebijakan moneter secara singkat, semoga bermanfaat.