√Pengertian Rasio Keuangan dan Analisis Rasio Keuangan

Diposting pada

Gurupendidikan.com – Analisa rasio adalah suatu cara identifikasi dengan menghitung perbandingan dari berbagai data yang digambarkan pada laporan / neraca laba rugi. Tujuannya ialah untuk mengetahui indikator kinerja keuangan dalam sebuah instansi atau lembaga sebagai acuan pengembangan.

Pengertian Rasio Keungan

Rasio Keuangan adalah suatu indikator yang digunakan sebagai media analisa secara lebih mendalam terhadap sebab terjadinya suatu masalah. Rasio keuangan sangat membantu dalam upaya analisa hubungan matematis antara berbagai penjumlahan dalam bentuk rates, prosentase (%), atau proporsi yang sederhana.

Dalam menganalisa keuangan, setidaknya perlu bergantung pada tiga laporan keuangan diantaranya ialah :

  • Laporan Laba Rugi dan
  • Laporan Aliran Kas.
  • Neraca,

 

Jenis-jenis Rasio Keuangan

Secara umum Jenis Rasio Keuangan, Rasio keuangan dibagi menjadi 4 macam, diantaranya ialah :

  • Rasio Likuiditas (liquidity ratios)
  • Rasio Profitabilitas (profitability ratios)
  • Rasio Aktivitas (activity ratios)
  • Rasio Solvabilitas

 

Penjelasan secara lengkapnya ialah sebagai berikut :

  1. Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas ialah rasio yang berfungsi sebagai alat ukur terhadap kemampuan likuiditas jangka pendek sebuah perusahaan, dengan memperhatikan aktiva pada instansi relatif terhadap hutang-piutang. Menurut Fred weston yang dikutip dari Kasmir (2008:219), rasio likuiditas adalah rasio yang mendeskripsikan kemampuan instansi / perusahaan dalam upaya pemenuhan kewajiban utang jangka pendek.

setidaknya terdapat dua jenis rasio likuiditas diantaranya ialah Rasio Quick dan Rasio Lancar :

  • Rasio Quick (Acid Test Ratio atau Rasio Cepat)

Rasio Quick ialah kemampuan instansi / lembaga perusahaan dalam melunasi hutang dalam jangka waktu yang singkat (jangka pendek) dengan aktiva lancar tanpa menghitung nilai persediaan.

Baca Juga :  "Transportasi" Pengertian & ( Fungsi - Manfaat - Ruang Lingkup - Contoh - Prasarana )

 

Rasio Quick = Aktiva Lancar – Persediaan x 100 %

 

Hutang Lancar

 

  • Rasio Lancar

Rasio lancar adalah kemampuan lembaga perusahaan dalam melunasi hutang dalam waktu singkat (jangka pendek) dengan menggunakan aktiva lancar yang telah ada.

 

Rasio Quick = Aktiva Lancar x 100 %

Hutang Lancar

 

  1. Rasio Profitabilitas

Rasio profitabilitas ialah rasio yang mengukur kemampuan lembaga perusahaan dalam produktivitas provit (untung) dalam hal penjualan, modal saham, dan aset tertentu.  Rasio profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba melalui semua kemampuan dan sumber daya yang ada seperti kegiatan penjualan, kas, modal, jumlah karyawan, jumlah cabang dan sebagainya (Sofyan Safri Harahap (2008:304)).

Rasio profitabilitas terbagi atas dua macam yakni return of aset dan margin laba. Penjelasannya ialah sebagai berikut :

  • Return of Aset

Return of aset adalah rasio profitabilitas yang menghitung sampai sejauh mana kemampuan perusahaan dalam memproduksi laba bersih yang didasarkan pada tingkatan aset yang dimiliki perusahaan. Return of Aset juga dinamakan dengan Return of Investment. Perhitungannya ialah sebagai berikut:

Profit Margin    =     Laba bersih
Total Aset

 

  • Margin Laba (Provit Margin)

Margin laba adalah Rasio provitabilitas yang melakukan perhitungan terhadap sejauh mana kemampuan instansi / lembaga perusahaan dalam memproduksi aba bersih dalam tingkatan penjualan tertentu. Perhitungannya adalah sebagai berikut :

 

Profit Margin    =     Laba bersih
Penjualan

  1. Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas ialah rasio yang berfungsi sebagai alat ukur efektivitas / efisiensi lembaga / perusahaan dalam mendayagunakan aktiva yang ada.

  1. Rasio Solvabilitas

Rasio Solvabilitas adalah rasio yang berfungsi sebagai alat ukur terhadap sejauh mana aktiva perusahaan yang dibiayai dengan utang. Rasio ini juga mengukur kemampuan perusahaan dalam melakukan pembayaran terhadap tiap-tiap kewajibannya, baik dalam waktu singkat (jangka pendek) ataupun jangka panjang apabila perusahaan terjadi likuidasi. Jenis rasio yang dipergunakan dalam rasio solvabilitas diantaranya ialah :

  • Rasio Total Hutang terhadap Total Aset
Baca Juga :  9 Tujuan Dan Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli Dunia

Rasio total hutang terhadap total Aset digunakan dalam menghitung seberapa banyak jumlah dana yang tersedia oleh kreditur.

Rasio total hutang terhadap = Total Hutang

Total aset                                       Total Aset

 

  • Rasio Times Interest Earned

Rasio ini berfungsi sebagai alat ukur terhadap kemampuan perusahaan dalam membayar hutang dengan laba sebelum bunga pajak.

TIE = Laba Sebelum Bunga dan Pajak (EBIT)

Bunga

Bunga yang dimaksud ada di dalam perhitungan tersebut adalah biaya bungan tanpa menambahkan pendapatan bunga.

 

Baca Juga : Pengertian dan Fungsi Neraca Saldo serta Fungsinya

Baca Juga : Perusahaan Manufaktur (Pengertian, Fungsi, dan Contoh)