√ Pengertian Pembelajaran Kooperatif Serta Tujuan, Prinsip, Ciri Dan Langkahnya

5/51 rating

Pengertian Pembelajaran Kooperatif

 

Upaya guru dalam mengajar siswa adalah bagian yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan tujuan pembelajaran yang direncanakan. Oleh sebab itu pilihan berbagai metode, strategi, pendekatan dan teknik pembelajaran adalah hal utama.

Apakah model pembelajaran kooperatif itu?

Model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yang mengutamakan eksistensi kelompok. Setiap siswa dalam kelompok memiliki tingkat kemampuan yang berbeda (tinggi, sedang dan rendah) dan jika mungkin anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku yang berbeda dan memperhatikan kesetaraan gender. Model pembelajaran kooperatif mengutamakan kolaborasi dalam memecahkan masalah untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

 

Pengertian Pembelajaran Kooperatif


Pengertian Pembelajaran Kooperatif  Menurut Ahli

 

Menurut Eggen dan Kauchak dalam Wardhani (2005), model pembelajaran merupakan pedoman dalam bentuk program atau instruksi untuk strategi pengajaran yang dirancang agar mencapai pembelajaran. Pedoman tersebut berisi tanggung jawab guru dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru ialah model pembelajaran kooperatif.

Menurut Nur (2000), Seluruh model pembelajaran ditandai dengan adanya struktur tugas, struktur tujuan dan struktur penghargaan. Struktur tugas, struktur tujuan dan struktur penghargaan pada model pembelajaran kooperatif berbeda dengan struktur tugas, struktur tujuan serta struktur penghargaan model pembelajaran yang lain.


Tujuan Pembelajaran Kooperatif

 

Tujuan model pembelajaran kooperatif ialah hasil belajar akademik siswa meningkat dan siswa dapat menerima berbagai keragaman dari temannya, serta pengembangan keterampilan sosial.

  • Hasil belajar akademik

Dalam pembelajaran kooperatif walaupun mencakup berbagai tujuan sosial, itu juga meningkatkan prestasi siswa atau tugas akademik penting lainnya. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini lebih unggul dalam membantu siswa memahami konsep yang sulit. Para pengembang model ini telah menunjukkan bahwa model struktur hadiah kooperatif telah mampu meningkatkan nilai siswa dalam pembelajaran akademik dan perubahan norma yang terkait dengan hasil pembelajaran.

  • Penerimaan perbedaan individu

Tujuan lain dari model pembelajaran kooperatif adalah penerimaan luas orang yang berbeda berdasarkan ras, budaya, kelas sosial, kemampuan, dan kecacatan. Pembelajaran kooperatif memberikan kesempatan bagi siswa dari berbagai latar belakang dan kondisi untuk bekerja dengan saling ketergantungan pada tugas akademik dan melalui struktur hadiah kooperatif akan belajar untuk saling menghormati.

  • Pengembangan keterampilan sosial

Tujuan penting ketiga dari pembelajaran kooperatif ialah untuk mengajarkan keterampilan kolaborasi dan kolaborasi siswa. Keterampilan sosial penting bagi siswa karena saat ini banyak orang muda masih kurang dalam keterampilan sosial.


Prinsip Dasar Pembelajaran Kooperatif

 

Menurut Nur (2000), prinsip dasar dalam pembelajaran kooperatif sebagai berikut:

  1. Setiap anggota kelompok (siswa) memiliki bertanggung jawab atas semua yang dilakukan dalam kelompoknya.
  2. Setiap anggota kelompok (siswa) harus tahu bahwa semua anggota kelompok memiliki tujuan yang sama.
  3. Setiap anggota kelompok (siswa) harus berbagi tugas dan tanggung jawab yang sama di antara anggota kelompok.
  4. Setiap anggota kelompok (siswa) akan dievaluasi.
  5. Setiap anggota kelompok (siswa) berbagi kepemimpinan dan membutuhkan keterampilan untuk belajar bersama selama proses pembelajaran.
  6. Setiap anggota kelompok (siswa) akan diminta bertanggung jawab secara individual atas materi yang ditangani dalam kelompok kooperatif.

Ciri-Ciri Pembelajaran Kooperatif

 

Ciri-ciri model pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut :

  • Siswa dalam kelompok secara kooperatif melengkapi materi pembelajaran sesuai dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai.
  • Kelompok dibentuk dari siswa yang mempunyai kemampuan berbeda, baik tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Jika memungkinkan anggota kelompok berasal dari berbagai ras, budaya, suku dan memperhatikan kesetaraan gender.
  • Penghargaan lebih ditekankan dalam kelompok daripada masing-masing individu.

Dalam pembelajaran kooperatif diskusi dan komunikasi dikembangkan dengan tujuan agar siswa berbagi kemampuan, belajar satu sama lain untuk berpikir kritis, berbagi pendapat, saling memberikan kesempatan untuk menyalurkan kemampuan, saling membantu belajar, menilai kemampuan dan peran mereka sendiri dan teman-teman teman lain.


Langkah-Langkah Pembelajaran Kooperatif

 

Terdapat enam langkah dalam model pembelajaran kooperatif.

  1. Menyampaikan tujuan serta memotivasi siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengkomunikasikan kompetensi dasar yang ingin dicapai dan memotivasi siswa.
  2. Penyajian informasi. Guru memberikan informasi kepada siswa.
  3. Atur siswa menjadi kelompok belajar. Guru memberi tahu pengelompokan siswa.
  4. Membimbing kelompok belajar. Guru memotivasi dan memfasilitasi pekerjaan siswa dalam kelompok belajar kelompok.
  5. Evaluasi. Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi pembelajaran yang telah diterapkan.
  6. Berikan penghargaan. Guru menghargai hasil belajar individu dan kelompok.

Baca Juga

Baca Juga :  12 Pengertian Belajar menurut Para Ahli Pendidikan
Baca Juga :  √ Pengertian Teks Ulasan, Contoh, Ciri, Tujuan, Struktur Dan Kaidahnya

 

Demikian Penjelasan Tentang √ Pengertian Pembelajaran Kooperatif Serta Tujuan, Prinsip, Ciri Dan Langkahnya Semoga Bermanfaat Bagi Semua Pembaca GuruPendidikan.Co.Id


Loading...
/* */
Click to Hide Advanced Floating Content