√ Fermentasi: Pengertian, Jenis, Tujuan Serta Tahapan Proses Dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Fermentasi

Fermentasi ialah suatu proses energi pada sel dalam kondisi tanpa oksigen (anaerobik). Umumnya, fermentasi merupakan bentuk respirasi anaerobik, namun terdapat arti yang lebih jelas lagi yang mendefinisikan fermentasi untuk respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.

Contoh tahanpan fermentasi Lactic Acid dan Alkohol

Respirasi anaerobik pada otot mamalia selama kerja yang cukup keras (tidak mempunyai akseptor elektron eksternal), bisa juga dikategorikan sebagai wujud fermentasi yang menhasilkan asam laktat sebagai hasil produk sampingan. Akumulasi asam laktat itulah yang berperan agar dapat menyebabkan rasa kelelahan pada otot.

Gula merupakan bahan yang biasa dalam fermantasi. Sebagai contoh dari hasil fermentasi ialah etanol, hidrogen dan asam laktat. Namun beberapa komponen lain juga bisa dihasilkan dari fermentasi seperti aseton dan asam butirat. Ragi juga dikenal sebagai salah satu bahan yang biasa dipakai dalam fermentasi sebagai etanol dalam minuman bir, anggur serta minuman yang berbau alkohol lainnya.

 

Apa yang disebut fermentasi?


Jenis Fermentasi

  • Fermentasi alkohol

Fermentasi alkohol adalah reaksi pengubahan glukosa menjadi etanol (etil alkohol) serta karbon dioksida. Organisme yang memiliki peran ialah ragi (Saccharomyces cerevisiae) sebagai pembuatan roti, tape ataupun minuman keras.

  • Fermentasi asam laktat

Fermentasi asam laktat merupakan respirasi yang terjadi terhadap sel manusia atau hewan, saat kebutuhan oksigen terdak terpenuhi dikarenakan bekerja terlalu berat.

Pada sel otot asam laktat bisa menyebabkan gejala kelelahan dan kram. Laktat yang terakumulasi untuk produk limbah bisa mengakibatkan otot yeri dan letih, tetapi berlahan-lahan diangkat oleh darah ke hati untuk diubah lagi menjadi piruvat. Glukosa dipecah mejadi dua molekul asam piruvat lewat glikolisis, membentuk 2 ATP Dan 2 NADH.

  • Fermentasi asam cuka

Fermentasi asam cuka adalah salah satu contoh fermentasi yang berlangsung pada keadaan aerob. Fermentasi ini dlakukan bakteri asam cuka dengan substrat etanol. Energi yang diasilkan 5 kali lebih besar dibandingkan dengan energi yang dihasilkan fermentasi alkohol secara anaerob.


Tujuan Fermentasi

Tujuan fermentasi manjadikan suatu makanan lebih tahan lama. Mengawetkan makanan dengan menghasilkan beberapa asam laktat, asam asetat dan alkohol dalam jumlah yang cukup banyak. memperkaya nutrisi makanan dengan menambahkan beberapa asam amino, protein dan vitamin.

Contoh fermentasi keju

Tahapan Proses Fermentasi

  1. Formulasi medium yang  dipakai untuk menumbuhkan mikroorganisme, baik pada pengkayaan ataupun Proses Produksi
  2. Sterilisasi Medium, Fermentor dan Perlengkapannya
  3. Produksi kultur murni atau campuran yang cukup untuk menginokulasi pada tahap produksi
  4. Optimasi produksi pada tahap Fermentasi produk dengan kondisi Optimum
  5. Ekstraksi dan Purifikasi
  6. Pembuangan limbah medium yang  dihasilkan pada saat produksi

Manfaat Fermentasi

  • Memperkaya variasi makanan dengan mengubah rasa, aroma serta tekstur makanan
  • Mengawetkan makanan agar menghasilkan asam laktat, alkohol, dan asam asetat dalam jumlah yang cukup banyak
  • Memperkaya nutrisi makanan dengan menambahkan sejumlah vitamin, asam amino dan protein
  • Mengeliminasi senyawa anti nutrien
  • Mengurangi waktu dan sumber daya yang diperlukan dalam memproses makanan

 


Contoh Fermentasi

Pembuatan tape yang rasanya terlalu asam ataupun tempe yang terasa pahit. Walaupun memakai bahan-bahan yang sama, proses fermentasi yang berbeda bisa menghasilkan rasa yang berbeda pula.

 

Baca Juga :  Pengertian Organisme Dan Mikroorganisme Beserta Contohnya Dalam Biologi
Baca Juga :  Pengertian Reaksi Kimia, Ciri Dan Jenis Serta Contohnya Lengkap

 

Demikian Penjelasan Tentang Fermentasi: Pengertian, Jenis, Tujuan Serta Tahapan Proses Dan Contohnya Semoga Bermanfaat Bagi Semua Pembaca Gurupendidikan.Com