Proses Terjadinya Gerhana Matahari Beserta Jenisnya Lengkap

Posted on

Proses Gerhana Matahari

Gerhana Matahari terjadi saat posisi bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga tertutupi dari sebagaian atau seluruh cahaya Matahari. Ataupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan dapat melindungi cahaya Matahari seluruhnya sebab Bulan yang berjerak rata-rata 384.400 km dari Bumi lebih dekat daripada Matahari yang memiliki jarak rata-rata 149.680.000 km.

Jenis gerhana matahari

Gerhana matahari dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu:

  • Gerhana total

Gerhana total, hal ini terjadi jika saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup seluruhnya terhadap piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan lebih besar atau sama besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari serta Piringan bulan itu berubah-ubah, hal tersebut terjadi tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan serta Bumi-Matahari.

Gerhana matahari yang terjadi tahun 2015
Gerhana matahari yang terjadi tahun 2015
  • Gerhana sebagaian

Gerhana sebagaian, hal tersebut terjadi bila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana ini selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutupi oleh piringan Bulan.

  • Gerhana cincin

Gerhana cincin, gerhana ini terjadi bila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana ini terjadi jia ukuran pirinfan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga saat piringan Bulan berada di depan pitingan Matahari, tidak semua piringan Matahari akan tertutupi oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutupi oleh piringan Bulan, pada posisi disekeliling piringan Bulan serta terlihat seperti cincin yang bercahaya.

  • Gerhana hibrida

Gerhana hibrida, bergeser diantara gerhana toral serta cincin. Pada  titik tertentu di permukaan Bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif jarang.

Mengamati gerhana matahari

Melihat dengan langsung kearah fotosfer matahari (bagian cincin terang dari Matahari) bisa membahayakan, sebab dapat mengakibatkan kerusakan secara permanen retina mata yang di akibatkan radiasi tinggi yang tidak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan bisa mengakibatkan kebutaan.

Dalam mengamati gerhana Matahari memerlukan pelindung mata yang khusus atau dengan memakai metode melihat tidak secara langsung. Pemakaian kaca mata untuk melihat gerhana tidak aman sebab kaca mata tidak menyaring radiasi yang bisa merusak retina mata. Sebab cepatnya peredaran Bumi mengelilingi matahari, gerhana matahari tidak mungkin berlangusng lama atau lebih dari 7 menit dan 58 detik, sehingga pengamatan sebaiknya dilakukan dengan secepat mungkin.

Demikian Definisi Tentang Proses Terjadinya Gerhana Matahari Beserta Jenisnya Lengkap Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca GuruPendidikan.Com 😀