Perbedaan Koenzim Dan Kofaktor Dalam Biologi

Posted on

GuruPendidikan.Com – Dalam hal ini apa perbedaan antara koenzim dan kofaktor..??? Koenzim terikat longgar enzim dan ada beberapa kofaktor lainnya yang terikat erat pada enzim. Enzim merupakan makromolekul biologis penting. Enzim ialah katalis biologis yang meningkatkan laju reaksi biologis dalam kondisi yang sangat ringan.

Perbedaan Koenzim Dan Kofaktor

Enzim ialah protein sehingga ketika mereka mengalami tingkat tinggi panas, konsentrasi garam, kekuatan mekanik, pelarut organik dan asam atau basa larutan pekat, mereka cenderung mengalami denaturasi. Yang dua sifat yang tampaknya membuat enzim katalis yang kuat ialah:

  • Spesifisitas mereka mengikat substrat.
  • Pengaturan optimal kelompok katalitik dalam situs aktif enzim.

Yang biasanya enzim memerlukan kondisi yang sangat spesifik untuk berfungsi, misalnya mereka berfungsi pada suhu yang optimal, yang kondisi pH dan lain-lain. Selain itu, enzim membutuhkan dukungan dari molekul lain atau ion yang memiliki fungsi tertentu.

Pengertian Kofaktor

Kofaktor merupakan bahan kimia yang membantu (molekul atau ion) yang terikat enzim untuk meningkatkan aktivitas biologis enzim. Sebagian besar enzim membutuhkan kofaktor untuk mengerahkan aktivitas mereka, sedangkan beberapa enzim mungkin tidak membutuhkan mereka. Sebuah enzim tanpa kofaktor yang disebut apoenzim, yang ketika apoenzim bersama-sam dengan kofaktor ia dikenal sebagai holoenzim.

loading...

Beberapa enzim dapat mengaitkan dengan satu kofaktor sementara beberapa dapat mengaitkan dengan beberapa kofaktor. Tanap kofaktor, aktivitas enzim akan hilang. Kofaktor dapat dibagi menjadi dia sebagai kofaktor organik dan faktor co anorganik.

Kofaktor anorganik terutama mencakup ion logam, magnesium sangat penting untuk heksokinase, polimerase DNA dan enzim glukosa-6-fosfat. Zinc merupakan ion logam penting bagi dehidrogenase alkohol, karbonat anhidrase dan fungsi DNA polimerase. Selain magnesium dan seng, ada ion logam lain seperti tembaga, besi, mangan, nikel dan lain-lain yang berhubungan dengan berbagai jenis enzim. Ion logam enzim dapat berpartisipasi dalam proses katalitik dalam tiga cara utama.

  • Dengan mengikat substrat untuk mengarahkan dengan benar untuk reaksi.
  • Dengan elektrostatis menstabilkan atau melindungi muatan negatif.
  • Dengan memfasilitasi oksidasi, reaksi reduksi melalui perubahan reversibel pada tingkat oksidasi ion logam.

Kofaktor organik terutam vitamin dan molekul organik non-vitamin lain seperti ATP, glutathione, heme, CTP, koenzim B dan lain-lain kofaktor organik dapat dibagi lagi menjadi dua sebagai koenzim dan gugus prostetik. Gugus prostetik telah terikat erat dengan enzim dan berpartisipasi dalam reaksi katalis enzim.

Selama reaksi, kompleks kelompok enzim prostetik dapat mengalami perubahan struktural, tetapi mereka masuk ke keadaan semula ketika reaksi selesai. FAD ialah kelompok enzim prostetik dehidrogenase suksinat yang mereduksi ke FADH2 dalam proses konversi suksinat menjadi fumarat.

Pengertian Koenzim

Koenzim ialah molekul organik kecil dari enzim (yang merupakan protein), koenzim terutama molekul organik dan banyak yang berasal dari vitamin. Sebagai contoh, niacin menghasilkan NAD + Koenzim yang bertanggung jawab untuk reaksi oksidasi. Selanjutnya, koenzim A terbuat dari asam pantotenat dan mereka berpartisipasi dalam reaksi sebagai pembawa gugus asetil.

Perbedaan Antara Koenzim Dan Kofaktor

  • Koenzim ialah jenis kofaktor.
  • Koenzim ialah molekul organik, sedangkan kofaktor dapat anorganik juga.
  • Koenzim terikat longgar dengan enzim dan ada beberapa kofaktor lainnya yang terikat erat pada enzim.

Demikianlah pembahasan mengenai Perbedaan Koenzim Dan Kofaktor Dalam Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:


No ratings yet.

Please rate this