Perbedaan Gonosom Dan Autosom Beserta Penjelasannya

Posted on

GuruPendidikan.Com – Kromosom dari kata chrome yang memiliki arti berwarna dan soma yang memiliki arti badan. Oleh karena itu, kromosom bisa diartikan sebagai badan yang menyerap warna. Kromosom ini terdapat pada nukleus “inti sel” setiap sel.

Perbedaan Gonosom Dan Autosom

Kromosom bisa diamati pada tahap metafase saat pembelahan mitosis maupun meiosis. Pada saat tidak membelah diri, didalam nukleus tidak terbentuk badan kromosom, akan tetapi dalam bentuk benang-benang yang terurai yang disebut dengan benang kromatin.

Struktur Kromosom

Kromosom ini terdiri atas sentromer dan lengan kromosom. Sentromer tidak mengandung gen dan merupakan tempat melaktnya kromosom. Jika dilihat menggunakan mikroskop, sentromer terlihat terang karena kemampuan menyerap zat warna yang rendah. Sentromer memiliki fungsi penting dalam pembelahan sel mitosis.

Lengan kromosom merupakan bagian kromosom yang mengandung gen. Yang setiap kromosom memiliki satu atau dua lengan. Setiap lengan kromosom, terdapat benang halus yang terpilin. Benang-benang halus tersebut dikenal dengan kromatin. Benang-benang kromatin juga merupakan untaian DA (deo yribonucleic acid) yang berpilin dengan protein histon. Bentuk ikatan DNA dan protein histon disebut juga nukleosom.

loading...

Bentuk Kromosom

Kromosom memiliki bentuk yang berbeda-beda. Berdasarkan panjang lengan yang dimilikinya kromosom dibedakan menjadi metasentrik, submetasentrik, akrosentrik dan telosentrik.

  • Metasentrik, kromosom jenis ini memiliki panjang lengan yang relatif sama sehingga sentromer berada di tengah-tengah kromosom.
  • Submetasentrik, kromosom jenis ini memiliki satu lengan kromosom lebih pendek sehingga letak sentromer sedikit bergeser dari tengah kromosom.
  • Akrosentrik, pada kromosom ini salah satu lengan kromosom jauh lebih pendek dibandingkan dengan lengan kromosom lainnya.
  • Telosentrik, kromosom ini hanya memiliki satu buah lengan saja sehingga letak sentromernya berada di ujung kromosom.

Jumlah Kromosom

Untuk semua makhluk hidup eukariotik memiliki jumlah kromosom yang berbeda-beda. Pada sel tubuh atau sel somatis, jumlah kromosom umumnya selalu genap, karena kromosom sel tubuh selalu berpasangan. Untuk jumlah kromosom sel somatis tersebut terdiri atas 2 set kromosom (diploid, 2n), dari induk jantan dan induk betina.

Pada sel gamet atau sel kelamin, seperti sel telur dan sel sperma, hanya memiliki setengah dari jumlah kromosom sel tubuh. Untuk jumlah kromosom sel gamet hanya satu set atau haploid (n). Pada manusia dengan jumlah kromosom sel somatis 46, sel telur atau sel sperma hanya memiliki 23 kromosom. Adanya fertilisasi (peleburan sel telur dan sel sperma) mengembalikan jumlah kromosom sel tubuh menjadi 46 buah.

Tipe Kromosom

Kromosom dalam tubuh berdasarkan pengaruhnya terhadap penentuan jenis kelamin dan sifat tubuh dibedakan menjadi dua yaitu:

Autosom

Disebut juag dengan kromosom biasa atau kromosom tubuh. Autosom tidak menentukan jenis kelamin organisme. Pada manusia dengan jumlah kromosom sel somatis 46 buah, memiliki 44 autosom. Selebihnya 2 kromosom ialah kromosom kelamin. Penulisan autosom dilambangkan dengan huruf A sehingga penulisan autosom sel somatis manusia ialah 44A atau 22AA.

Gonosom

Disebut juga kromosom kelamin atau kromosom seks. Gonosom dapat menentukan jenis kelamin makhluk hidup. Jumlahnya sepasang pada sel somatis. Pada manusia dengan jumlah kromosom sel somatis 46 buah, terdapat 44 autosom dan 2 gonosom. Terdapat 2 jenis gonosom yakni X dan Y. Umumnya pada makhluk hidup, gonosom X menentukan jenis kelamin betina dan gonosom Y menentukan jenis kelamin jantan. Susunan gonosom wanita XX dan gonosom pria YY. Oleh karena itu, penulisan kromosom sel somatis (2n) ialah 44A + XY (pria) atau 44A + XX (wanita). Adapun untuk sel gamet (n) ialah 22A + X atau 22A + Y.

Autosom ialah kromosom yang terdapat pada sel-sel tubuh (somatis) sehingga disebut juga dengan kromosom tubuh, disingkat dengan huruf A. Adapun gonosom ialah kromosom yang terdapat pada sel kelamin (gamet) sehingga disebut juga dengan kromosom kelamin atau kromosom seks. Kromosom kelamin itulah yang membedakan organisme menjadi jantan atau laki-laki dan betina atau perempuan.

Demikianlah pembahasan mengenai Perbedaan Gonosom Dan Autosom Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:


No ratings yet.

Please rate this