Penjelasan Proses Metabolisme Lemak Dalam Tubuh

Posted on

GuruPendidikan.Com – Metabolisme lemak merupakan proses yang dimana asam lemak dicerna, dipecah untuk energi, atau disimpan dalam tubuh manusia untuk penggunaan energi di masa depan. Asam lemak ini merupakan sebuah komponen trigliserida yang membentuk sebagian besar lemak makan dalam makanan seperti minyak nabati dan produk hewani.

Proses Metabolisme Lemak

Trigliserida dapat ditemukan di dalam pembuluh darah serta disimpan untuk kebutuhan energi masa depan dalam sel-sel jaringan adiposa, yang lebih dikenal sebagai lemak tubuh dan sel-sel hati. Meskipun sumber utama energi tubuh ialah karbohidrat, yang ketika sumber ini habis, asam lemak trigliserida kemudian akan dipecah sebagai sumber energi cadangan. Contohnya tubuh dengan menggunakan energi dari matabolisme lipid “lemak” selama berolahraga, ketika pasokan glikogen atau bentuk yang tersimpan dari glukosa karbohidrat, habis atau ketika ada karbohidrat cukup dalam makanan untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh.

Trigliserida, juga dikenal sebagai lipid atau lemak, yang sangat cocok untuk peran mereka sebagai bentuk energi yang tersimpan karena setiap gram memasok 9 kalori (37 kilojoule), sedangkan karbohidrat hanya memasok 4 kalori (17 kilojoule) per gram. Kalori ialah unit energi, lemak dianggap nutrisi padat energi. Trigliserida yang terdiri dari tiga rantai asam lemak terikat pada senyawa yang mengandung hidrogen disebut gliserol, asam lemak yang dapat dibebaskan selam metabolisme lipid ketika tubuh membutuhkan kalori tersebut untuk energi.

Proses Metabolisme Lemak

Untuk langkah pertama dalam metabolisme lemak ialah konsumsi dan pencernaan trigliserida yang ditemukan baik dalam sebuah makanan nabati seperti buah zaitun, kacang-kacangan dan alpukat dan makanan hewani seperti daging, telur dan produk susu. Lemak ini berjalan melalui saluran pencernaan ke usus dimana mereka tidak dapat diserap dalam bentuk trigliserida.

loading...

Sebaliknya, mereka dibagi melalui enzim yang disebut lipase menjadi asam lemak, dan yang paling sering, monogliserida yang merupakan asam lemak rantai tunggal yang melekat pada gliserol. Trigliserida yang bercabang kemudian dapat diserap melalui usus dan disusun kembali menjadi bentuk aslinya sebelum diangkut oleh kilomikron, jenis zat yang mirip dengan kolesterol yang dikenal sebagai lipoprotein ke dalam sistem getah bening.

Dari sistem getah being trigliserida masuk ke dalam aliran darah, dimana proses metabolisme lipid atau lemak diselesaikan dalam satu dari tiga cara, karena mereka juga diangkut ke hati, sel-sel otot atau sel-sel lemak, yang dimana mereka disimpan atau digunakan untuk energi. Jika mereka berakhir di sel-sel hati, mereka diubah menjadi jenis kolestrol “jahat” yang dikenal sebagai very-low-density lipoprotein (VLDL) dan dilepaskan ke dalam aliran darah dimana mereka bekerja untuk mengangkut lipid lain.

Trigliserida dikirim ke sel-sel otot dapat dioksidasi dalam mitokondria sel-sel untuk energi, sedangkan yang dikirim ke sel-sel lemak akan disimpan sampai mereka dibutuhkan untuk energi di lain waktu. Hal ini menyebabkan peningkatan ukuran sel-sel lemak, terlihat pada seseorang sebagai peningkatab lemak tubuh.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Proses Metabolisme Lemak Dalam Tubuh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:


No ratings yet.

Please rate this