Penjelasan Jenis-Jenis Pengangguran Dalam Ilmu Ekonomi

Posted on

GuruPendidikan.Com – Untuk jenis-jenis pengangguran menurut sebab terjadinya dibedakan menjadi sebagai berikut.

Jenis Pengangguran

  • Pengangguran Konjunktal
    Dalam artinya pengangguran yang disebabkan oleh adanya gelombang konjunktur yakni disebabkan karena adanya kelesuan atau kemunduran kegiatan dalam ekonomi nasional. Hal ini dapat terjadi katika masyarakat mengalami kelesuan dan barang menjadi tidak laku, lalu produksi barang akan dikurangi atau setidaknya tidak akan dilakukan penambahan barang, sampai akhirnya faktor produksi menjadi dikurangi yang berarti ini bisa terjadi pengangguran.
  • Pengangguran Struktural
    Dalam pengangguran ini terjadi disebabkan oleh adanya masalah dalam segi penawaran, dalam hal ini artinya apabila masyarakat masih mengalami kekurangan dalam perusahaan industri, kekurangan prasarana, kekurangan modal, kurang keahlian dan kekurangan-kekurangan lain yang dapat menimbulkan pengurangan pada suatu produksi karena tidak bisa ditingkatkan dan banyak faktor produksi yang tidak akan terpakai. Pengangguran ini bisa terjadi karena penggantian tenaga manusia dengan teknologi.
  • Pengangguran Musiman
    Dalam pengangguran ini bisa terjadi secara berkala yang disebabkan karena pengaruh musim. Hal ini bisa terjadi pada sektor pertanian, yang dimana pekerjaan paling padat terjadi saat musim tanam dan musim panen. Dalam pengangguran yang terjadi di pedesaan sering disebut juga sebagai pengangguran tersembunyi atau tidak kentara atau disguised unemployment, sebab terlihat ada saja hal-hal yang dikerjakan, namun apabila mereka tidak ikut bekerja maka produksi juga tidak akan berkurang.
  • Pengangguran Friksional atau Transisional atau Peralihan
    Dalam pengangguran ini bisa terjadi karena perpindahan tenaga kerja dari sektor atau pekerjaan yang satu ke sektor atau pekerjaan yang lain. Dalam suatu negara, pengangguran jenis ini dinilai normal apabila tidak melebih 3-5%.
  • Pengangguran Siklis
    Pengangguran ini dapat terjadi apabila permintaan lebih rendah jika dibandingkan dengan output potensial dari perekonomian. Dimana kemampuan ekonomi suatu bangsa menjadi lebih rendah jika dibandingkan dengan kemampuan yang harus dicapai. Pengangguran siklis bisa diukur dari jumlah orang yang bekerja dikurangi dengan jumlah orang yang seharusnya memiliki suatu pekerjaan pada tingkat pendapatan nasional.

Lamanya Waktu Kerja

Dalam hal ini berdasarkan lamanya waktu kerja, untuk pengangguran bisa dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu pengangguran terbuka, pengangguran setengah menganggur dan pengangguran terselubung. Akibat dari pengangguran yaitu sebagai berikut.

  • Orang yang tidak bekerja tentau saja tidak memiliki penghasilan sehingga tidak bisa membelanjakan uangnya untuk membeli kebutuhan hidup.
  • Menimbulkan efek psikologis yang buruk bagi penganggur dan keluarganya.
  • Menimbulkan kekacauan sosial dan politik mungkin juga menimbulkan kriminal.
  • Terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi merosot.

Cara Mengatasi Pengangguran

Untuk mengatasi suatu jenis pengangguran yaitu :

  • Pengangguran Struktural
    Cara untuk mengatasi pengangguran structural dilakukan dengan peningkatan mobilitas tenaga kerja dan modal. Dalam peningkatan mobilitas tenaga kerja dapat dilakukan dengan cara memindahkan pekerja ke kesempatan kerja yang lowong dan melatih kembali keterampilannya supaya dapat memenuhi tuntutan dari kualifikasi di tempat baru. Sedangkan peningkatan modal dapat dilakukan dengan cara memindahkan industri atau padat karya ke wilayah yang masih mengalami pengangguran.
  • Pengangguran Siklus
    Cara untuk mengatasi untuk pengangguran siklus yaitu melalui manajemen yang mengarahkan pada permintaan-permintaan masyarakat ke barang atau jasa yang telah melimpah.
  • Pengangguran Musiman
    Cara untuk mengatasi pengangguran ini ialah perlu adanya pemberian informasi yang cepat mengenai tempat-tempat mana yang sedang memerlukan tenaga kerja.
  • Pengangguran Teknologi
    Cara untuk mengatasi pengangguran ini dengan cara pemerintah mendirikan pusat atau balai latihan kerja, sebagai tenaga ahli yang dapat mengoperasikan atau menggunakan teknologi canggih, atau dengan cara menggalakkan pembangunan sektor informal sebagai home industry.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Jenis-Jenis Pengangguran Dalam Ilmu Ekonomi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

loading...

No ratings yet.

Please rate this