Penjelasan Ciri-Ciri Borrelia Burgdorferi Dalam Biologi

Posted on

GuruPendidikan.Com – Borrelia burgdorferi merupakan bakteri ganda membraned dengan dua flagel. Ini Barbour Stoenner-Kelly (BSK) media yang digunakan untuk pertumbuhan bakteri Borrelia burgdorferi dilaboratorium.

Ciri-Ciri Borrelia Burgdorferi

Bakteri ini termasuk dalam genus spirochaetes (Spirochetes), sel-sel dari bakteri spirochete ialah heliks dalam bentuk. Spirochetes ialah kelas bakteri chemoheterotrophic. Memiliki panjang berkisar 5-250 mikrometer.

Ciri-Ciri Borrelia Burgdoferi

Pada bakteri ini bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan cara memutar sebuah, gerakan berputar, filamen aksila membantu bakteri dalam gerakannya. Ini Borrelia burgdorferi mereproduksi secara vegetatif melalui pembelahan biner. Bakteri ini umumnya ditemukan di Amerika Utara, ini ialah bakteri patogen dengan spiral berbentuk tubuh. Borrelia burgdorferi ialah organisme penyebab penyakit lyme.

Penyebabnya

Penyakit Lyme “Lyme disease” ialah salah satu jenis penyakit menular pada manusia dan hewan dengan perantara “vektor” berupa kutu. Penyakit ini diberi nama Lyme dari kata Old Lyme, suatu kota di Connecticut yang dimana kasus ini pertama kali ditemukan.

Penyakit ini disebabkan oleh Borrelia burgdorferi, bakteri dari golongan Spirochetes dan disebarkan secara luas oleh kutu Ixodes scapularis. Kutu tersebut umumnya menghisap darah burung, hewan peliharaan, hewan liar maupun juga pada manusia.

Penularan Dan Gejala

Sel B. burgdorferi ditransmisikan ke manusia saat kutu sedang menghisap darah manusia. Gejala utama dari penyakit ini ialah sakit kepala, sakit punggung, dingin dan kelelahan. Pada 75% kasus penyakit Lyme ini ditemukan adanya bintik merah yang lebar pada daerah sekitar tempat kutu menggigit manusia yang disebut erythema migrans.

loading...

Pada saat gejala awal timbul, penyakit ini dapat diatasi dengan tetrasiklin atau penisilin, namun apabila tidak segera diobati maka penyakit ini akan berkembang ke tingkat kronis yang dimulai beberapa minggu atau bulan setelah digigit kutu.

Penyakit Lyme kronis ditandai dengan artritis dan gangguan neurologis seperti kelumpuhan, kelemahan pada beberapa bagian anggota badan, serta dapat terjadi kerusakan jantung. Apabila tetap tidak segara ditangani, sel B. burgdorferi dapat menginfeksi sistem saraf pusat dan dorman sampai terjadi gejala klinis lainnya yang meliputi gangguan penglihatan, kejang dan kelumpuhan wajah.

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Ciri-Ciri Borrelia Burgdorferi Dalam Biologi semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: