Pengertian, Dan Jenis-Jenis Batuan Beku Beserta Contohnya Lengkap

Posted on

Pengertian, Dan Jenis-Jenis Batuan Beku Beserta Contohnya Lengkap – Secara garis besar batuan di permukaan bumi dapat dibedakan menjadi 3berdasarkan proses pembentukannya, yaitu batuan malihan, batuan sedimen, dan batuan beku. Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang batuan beku secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

batuan-beku

Pengertian Batuan Beku

Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, “api”) merupakan jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa adanya proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini bisa berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bumi. Umumnya, dalam proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur, penurunan tekanan, atau perubahan komposisi.

Lebih dari 700 tipe batuan beku sudah berhasil dideskripsikan, sebagian besar terbentuk di bagian bawah permukaan kerak bumi. Berdasarkan teksturnya batuan beku ini dapat dibedakan lagi menjadi batuan beku plutonik dan vulkanik. Perbedaan antara keduanya dapat dilihat dari besar mineral penyusun batuannya. Batuan beku plutonik umumnya terbentuk dari pembekuan magma yang relatif lebih lambat sehingga mineral-mineral dalam penyusunnya relatif besar.

Jenis-Jenis Batuan Beku

1. Batuan Beku berdasarkan Tempat keluarnya magma

loading...

Batuan beku bisa dibedakan berdasarkan tempat magma yang keluar membeku menjadi tiga jenis yaitu sebagai berikut ini :

a. Batuan beku dalam

Batuan beku dalam adalah suatu hasil pembekuan magma di bagian dalam perut bumi, bahkan di dalam dapur magma. Karena  suatu proses pendinginan yang terjadi berlangsung sangat lambat, oleh karena itu dihasilkan hablur minera yang sempurna (teratur).
Contohnya : pada batuan beku dalam antara lain yaitu sienit, granit, diorit, dan gabro.

b. Batuan beku luar

Batuan beku luar adalah terbentuk karena adanya suatu proses pembekuan magma pada permukaan bumi. Biasanya suatu proses pembentukan batuan ini terjadi secara cepat akibat penurunan suhu yang mendadak.
Contohnya : pada batuan beku dalam antara lain yaitu obsidian, liparit, trachit, desit, andesit, dan basalt.

c. Batuan beku korok

Batuan beku korok yakni terbentuk karena suatu proses penyusupan magma pada celah-celah litosfer bagian atas dan kemudian membeku. Oleh sebab itu,  posisi batuan beku korok biasanya dekat dengan permukaan bumi. Batuan beku jenis ini juga mengkristal.
Contohnya : pada batuan beku korok antara lain yaitu porfir granit, porfir diorit, dan ordinit.

2. Batuan Beku berdasarkan Teksturnya

Di alam, kita bisa membedakan empat macam batuan beku yang berdasarkan teksturnya, yaitu sebagai berikut.

  • Batuan granitoid, yakni semua batuan yang butir-butir mineralnya cukup besar untuk bisa dikenal dengan mata biasa (megaskopis).
  • Batuan felsitoid (aphanit) yakni jenis batuan yang tersusun terutama atau seluruhnya atas butir-butir mineral kecil yang hanya bisa dikenal bila dilihat dengan bantuan lensa kuat (mikroskopis).
  • Batuan gelas, yakni jenis batuan yang tersusun seluruhnya atau sebagian besar atas bahan gelas yang berkilap kaca.
  • Batuan pecahan (fragment), yakni jenis batuan yang tersusun terutama atas bahan yang dikeluarkan vulkan.

Itulah ulasan tentang Pengertian, Dan Jenis-Jenis Batuan Beku Beserta Contohnya Lengkap . Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Baca juga refrensi artikel terkait lainnya disini :


No ratings yet.

Please rate this