Pengertian 10 Tingkatan Takson Dalam Klasifikasi

Posted on

Pengertian Tingkatan Takson

Pengertian 10 Tingkatan Takson Dalam Klasifikasi – Tingkatan takson ialah tingkatan unit atau juga kelompok makhluk hidup yang disusun yang di mulai pada tingkat tertinggi hingga tingkat terendah. Urutan tingkatan takson tersebut dimulai dari tingkat tertinggi ke pada tingkatan yang lebih terendah, yakni :

  1.  regnum (dunia) atau juga kingdom (kerajaan) 
  2. divisio (divisi) atau juga phylum (filum) 
  3. classis (kelas) atau juga ordo (bangsa)
  4. familia (kelurga atau suku)
  5. genus (marga)
  6. species (spesies atau jenis)
  7. varietas (ras)
tingkatan takson
tingkatan takson

Makin tinggi tingkatan pada takson tersebut, maka jua akan lebih banyak anggota pada takson tersebut, namun makin banyak juga perbedaan pada ciri diantara para anggota takson tersebut . Apabila, makin rendah tingkatan pada takson tersebut maka juga lebih sedikit juga anggota takson, dan juga akan makin banyak pula persamaan dari ciri diantara para anggota takson tersebut. Tingkatan takson didalam klasifikasi ialah sebagai berikut :

Tingkatan Takson dalam Klasifikasi

Tingkatan pada Takson dalam Klasifikasi antara lain ialah sebagai berikut ini :

  • Regnum (Dunia) atau juga  Kingdom (Kerajaan) 
    Kingdom ialah tingkatan pada takson yang paling tinggi dengan jumlah anggota pada takson terbesar. Organisme pada bumi tersebut dikelompokkan menjadi 5 kingdom, antara lain ialah sebagai berikut kingdom :

    1.Animalia (ialah hewan),
    2.Plantae (ialah tumbuhan),
    3.fungi (jamur),
    4.Monera (organisme uniseluler tanpa ada nukleus), 
    5.Protista (eukariotik yang mempunyai jaringan sederhana).

  • Divisio (Divisi) atau juga Phylum (Filum)  
    Filum tersebut digunakan untuk pada takson hewan, sedangkan pada divisi tersebut digunakan untuk takson tumbuhan. Kingdom Animalia tersebut dibagi menjadi beberapa filum, antara lain filum Chordata (memiliki notokorda saat embrio), filum Echinodermata (hewan yang berkulit duri), dan juga filum Platyherlminthes (cacing pipih). Nama pada devisi tumbuhan tersebut menggunakan akhiran -phyta. Sebagai contoh ialah, kingdom Plantae yang dibagi menjadi 3(tiga) divisi yakni ialah sebagai berikut :

    1.Bryophyta (tumbuhan lumut),
    2.Ptheridophyta (tumbuhan paku) 
    3.Spermatophyta (tumbuhan berbiji).

  • Classis (Kelas)
    Anggota pada takson setiap filum atau juga devisi dikelompokkan lagi ialah dengan berdasarkan persamaan ciri-ciri tertentu. Nama kelas pada tumbuhan yang menggunakan akhiran yang berbeda-beda,  antara lain ialah sebagai berikut :

    1.edoneae (untuk tumbuhan yang berbiji tertutup),
    2.opsida (pada lumut),
    3.phyceae (pada alga), dan lain sebagainya.

    Sebagai contohnya ialah sebagai berikut :
    divisi Angiospermae dibagi menjadi dua kelas, yakni :

    1.kelas Monocotyledone 
    2.kelas Dicotyledoneae;

    divisi Bryophyta diklasifikasikan menjadi 3 kelas, yakni ialah sebagai berikut :

    1.Hepaticosida (lumut hati),
    2.Anthocerotopsida (lumut tandak)
    3.Bryopsida (lumut daun)

    filum Chrysophya (ganggang keemasan) dikelompokkan menjadi 2 kelas, yakni ialah sebagai berikut :

    1.Xanthophyceae, 
    2.Bacillariophyceae.

  • Ordo ( Bangsa)
    Anggota pada takson setiap kelas dikelompokkan lagi ialah menjadi beberapa ordo dengan berdasarkan suatu persamaan ciri-ciri yang lebih khusus. Nama pada ordo terhadap takson tumbuhan tersebut biasanya dengan menggunakan akhiran -ales. contoh ialah sebagai berikut , kelas Dicotylesoneae yang dibagi ialah menjadi beberapa ordonya, yakni sebagai berikut :

    1.ordo Solanales,
    2.Cucurbitales,
    3.Malvales,
    4.Rosales,
    5.Asterales, dan juga
    6.Poales.

  • Familia (Famili/Suku)
    Anggota pada tokson setiap ordo tersebut dikelompokkan lagi ialah menjadi beberapa famili dengan berdasarkan suatu persamaan ciri-ciri tertentu. Asal dari kata famili tersebut yaitu dari bahasa latin yaitu familia. Nama pada famili terhadap tumbuhan  tersebut biasanya dengan menggunakan akhiran aceace. Sebagai contoh ialah sebagai berikut :

    1.famili Solanaceace,
    2.Cucurbitaceace,
    3.Malvaceace,
    4.Rosaceae,
    5.Asteraceae, dan juga 
    6.Poaceae.

    Tetapi, terdapat juga yang tidak menggunakan dengan akhiran kata- aceae, sebagai contoh ialah sebagai berikut :

    1.Compasitae (nama lain dari Asteraceae) dan
    2.Graminae (nama lain Poaceace).

  • Genus (Marga)
    Anggota pada takson setiap familia tersebut yang kemudian dikelompokkan lagi menjadi beberapa genus dengan berdasarkan suatu persamaan ciri-ciri tertentu yang lebih khusus lagi. Kaidah ataupun tata cara dalam penulisan nama genus tersebut, yakni dengan huruf besar pada kata pertama dan juga dicetak miring atau juga digaris bawahi. contoh ialah sebagai berikut,

    familia Poaceae terdiri atas genus ialah sebagai berikut :

    1.Zea (jagung),
    2.Saccharum (tebu),
    3.Triticum (gandum), 
    4.Oryza (padi-padian).

  • Species (Spesies/Jenis)
    Spesies ialah tingkatan pada takson paling dasar atau juga paling terendah. Anggota pada takson spesies tersebut mempunyai paling banyak persamaan ciri dan juga terdiri dari organisme yang jika melakukan suatu perkawinan secara alamiah tersebut dapat menghasilkan suatu keturunan yang fertil (subur).
    Nama pada spesies tersebut terdiri dari  2(dua) kata yakni ialah sebagai berikut;

    1.kata 1(pertama) mengarah pada nama genusnya
    2.kata 2(kedua) mengarah pada nama spesifiknya 

  • Varietas atau ras
    Dan pada organisme-organisme satu spesies tersebut terkadang masih dapat ditemukan perbedaan ciri yang sangat jelas, dan juga sangat khusus(bervariasi) sehingga disebut dengan varietas (kultivar) yaitu ras. Istilah dari varietas dan juga  kultivar tersebut digunakan didalam spesies tumbuhan, sedangkan pada istilah dari ras tersebut digunakan dalam spesies hewan. Varietas tersebut dapat juga diartikan ialah secara botani dan juga secara agronomi.

Demikian Penjelasan tentang Pengertian 10 Tingkatan Takson Dalam Klasifikasi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca Gurupendidikan.com 🙂