Mobilitas Sosial : Pengertian, Bentuk, Karakteristik, Faktor, Dan Contohnya Menurut Para Ahli Lengkap No ratings yet.

Posted on

Mobilitas Sosial : Pengertian, Faktor, Karakteristik, Bentuk, Dan Contohnya Menurut Para Ahli Lengkap – Tahukah anda apa yang dimaksud dengan mobilitas sosial ?? Jika anda belum mengetahui apa itu mobilitas sosial. Anda tepat sekali mengunjungi gurupendidikan.com. Karena disini akan mengulas tentang pengertian mobilitas sosial, Faktor mobilitas sosial, karakteristik mobilitas sosial, bentuk-bentuk mobilitas sosial dan contohnya secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

mobilitas-sosial

Pengertian Mobilitas Sosial

Pada umumnya mobilitas sering diartikan sebagai suatu proses perpindahan, atau juga suatu pergerakan lapisan atau strata sosial seseorang maupun kelompok. Mobilitas sendiri ialah sebuah istilah yang memiliki asal dari bahasa latin, mobilis yang artinya mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Sedangkan sosial melibatkan seseorang ataupun kelompok warga.

Sedangkan secara harfiah pengertian dari mobilitas sosial yaitu sebagai suatu gerakan yang terjadi karena berpindah ataupun berubah posisi seseorang atau juga sekelompok orang pada saat yang berbeda-beda. Tetapi tidak hanya pengertian mobilitas sosial secara umum saja melainkan masih banyak pengertian mobilitas sosial menurut para ahli.


Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli

1. Soerjono Soekanto

Menurut Soerjono Soekanto menyatakan bahwa mobilitas sosial ialah suatu gerak dalam struktur sosial yakni pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial

2. H. Edward Ransford

loading...

Menurut H. Edward Ransford menyatakan bahwa mobilitas sosial ialah suatu perpindahan ke atas atau kebawah dalam lingkungan sosial secara hirarki

3. Robert M.Z. Lawang

Menurut Robert .M.Z. Lawang menyatakan bahwa mobilitas sosial ialah perpindahan posisi dari lapisan yang satu ke lapisan yang lainnya atau dari satu dimensi ke dimensi yang lainnya

4. Horton Dan Hunt

Menurut Horton dan Hunt menyatakan bahwa mobilitas sosial yaitu suatu gerak perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial yang lainnya

5. Kimball Young Dan Raymond W. Mack

Menurut Kimball Young dan Raymond W. Mack menyatakan bahwa mobilitas sosial ialah suatu mobilitas dalam struktur sosial, diantaranya pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok

6. Wiliam Kornblum

Menurut Wiliam Kornblum menyatakan bahwa mobilitas sosial ialah sebuah perpindahan individu-individu, keluarga-keluarga, dan kelompok sosial serta satu lapisan ke lapisan sosial lainnya


Karakteristik Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial sebagai suatu proses yang berkesinambungan mempunyai sejumlah karakteristik, di antaranya yaitu sebagai berikut :

  • Mobilitas sosial bisa melibatkan individu atau sekelompok individu dalam masyarakat. Gerakan suatu perpindahan dapat saja dilakukan secara individual, tapi tak jarang melibatkan banyak orang seperti yang terjadi pada perkembangan negara berkembang menjadi negara maju sehingga turut meningkatkan taraf kehidupan banyak warganya.
  • Mudah-tidaknya individu atau sekelompok individu melakukan suatu mobilitas sosial tergantung pada struktur sosial masyarakatnya.
  • Mobilitas sosial menyebabkan kecemasan dan ketegangan. Pada masyarakat dimana struktur sosialnya terbuka, individu senantiasa mengalami suatu kecemasan akan kehilangan hak-hak yang dipunyai bila terjadi penurunan status, sehingga hampir seluruh waktunya mungkin dihabiskan untuk berupaya mempertahankan kedudukan. Sebaliknya, juga muncul ketegangan dalam mempelajari peran baru jika terjadi kenaikan status.
  • Perubahan dalam mobilitas sosial ditandai oleh suatu perubahan struktur sosial yang meliputi hubungan antar individu dalam kelompok dan antara individu dengan kelompok. Dalam hal ini, sering terjadi keretakan sebuah hubungan antar anggota kelompok primer, karena ada anggotanya yang berpindah ke status yang lebih tinggi ataupun lebih rendah.

Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial dikelompokkan dalam beberapa jenis. Bentuk-bentuk mobilitas sosial yaitu sebagai berikut..

1. Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Tipenya

  • Mobilitas sosial vertikal, yaitu suatu perpindahan status yang dialami seseorang atau sekelompok pada lapisan sosial yang berbeda. contohnya  : Pak Aari yang berkedudukan sebagai Office Boy (OB) diangakat pangkatnya menjadi ketua HRD di kantor tempat Ia bekerja.
  • Mobilitas sosial horizontal, yaitu suatu perpindahan status sosial seseorang atau kelompok dalam lapisan sosial yang sederajat. Dalam mobilitas sosial horizontal tidak terjadi suatu perubahan derajat kedudukan seseorang atau sekelompok orang. Contohnya : Pak deni seorang penjual mie ayam, suatu ketika Ia memutuskan untuk berganti profesi menjadi seorang penjual soto. Pekerjaan Pak deni berubah tapi status sosialnya tetap pada derajat yang sama.
  • Mobilitas sosial lateral, yaitu suatu perpindahan orang-orang dari unit wilayah satu ke unit wilayah yang lainnya. Dalam mobilitas sosial lateral disebut dengan mobilitas geografis.

2. Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Ruang Lingkupnya

  • Mobilitas sosial intragenerasi, yaitu mobilitas sosial yang dialami oleh seseorang selama masa hidupnya atau perubahan status sosial mulai dari lahir sampai dengan masa tuanya. Contohnya : pangkat naik dari golongan IVA ke golongan IVB.
  • Mobilitas sosial antargenerasi, yaitu mobilitas sosial yang terjadi dari dua generasi atau lebih. Contohnya : seorang anak menjadi polisi, sementara ayahnya dahulu hanyalah seorang pedagang.

Faktor Penyebab Timbulnya Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat diantaranya disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut:

a. Perubahan kondisi sosial.

Struktur kelas dan kasta dalam masyarakat bisa berubah dengan sendirinya karena adanya suatu perubahan dari dalam maupun luar masyarakat. Kemajuan teknologi misalnya, bisa membuka kemungkinan munculnya mobilitas ke atas dan perubahan ideologi juga bisa menimbulkan stratifikasi baru.

b. Ras atau kesukuan.

Tingkat diskriminasi tertentu terhadap suatu anggota-anggota ras dan kelompok-kelompok suku tertentu tidak bisa dipungkiri masih terjadi dalam dunia bisnis, industri, bahkan pendidikan. Latar belakang ras dan suku bisa saja menjadi faktor-faktor penting yang mempengaruhi kemungkinan maupun peluang seseorang untuk melakukan suatu mobilitas vertikal (ke atas).

c. Ekspansi teritorial dan gerak populasi.

Ekspansi teritorial dan perpindahan penduduk yang cepat, misalnya suatu perkembangan kota, transmigrasi, membuktikan ciri fleksibilitas struktur stratifikasi dan mobilitas sosial.

d. Komunikasi yang bebas.

Pendidikan dan komunikasi yang bebas serta efektif akan memudarkan semua batasan dari strata sosial yang ada dan merangsang mobilitas sosial sekaligus menerobos suatu rintangan yang menghadang.

e. Pendidikan.

Dalam kaitannya dengan mobilitas vertikal, fungsi pokok pendidikan formal yaitu membekali individu dengan sebuah keterampilan-keterampilan yang diperlukan untuk memasuki pasaran kerja. Tingkat pendidikan yang memadai akan menempatkan seseorang pada posisi menguntungkan bila harus bersaing dengan orang lain untuk suatu jabatan tertentu. Jenis-jenis pekerjaan yang menuntut tingkat pendidikan tinggi pada umumnya memberikan gaji yang memuaskan.

f. Pembagian kerja.

Terbukanya sebuah kemungkinan bagi mobilitas sosial dalam masyarakat lebih dipengaruhi oleh tingkat pembagian kerja yang ada. Bila tingkat pembagian kerja sangat tinggi dan lebih dikhususkan, mobilitas sosial akan sulit. Ini karena spesialisasi kerja menuntut keterampilan khusus.

Itulah ulasan tentang Mobilitas Sosial : Pengertian, Faktor, Karakteristik, Bentuk, Dan Contohnya Menurut Para Ahli Lengkap Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Baca juga refrensi artikel terkaitnya disini :

 

Please rate this