“Daur Nitrogen” Pengertian & ( Tahapan – Proses – Ilustrasi – Contoh )

Posted on

GuruPendidikan.Com – Nitrogen (N2) merupakan komponen terbesar dalam komposisi gas di atmosfer bumi, baik itu tumbuhan, hewan, maupun manusia, membutuhkan nitrogen untuk proses pertumbuhan dan perkembangannya. Dalam hal ini nitrogen ialah unsur utama dalam pembentuk asam amino, asam yang digunakan sebagai bahan penting dalam molekul pembentuk protein. Adapun di alam ini nitrogen sendiri dapat ditemukan dalam bentuk senyawa N2, NO3, NO2 dan NH4, yang ketersediaan nitrogen di dalam dapat terpenuhi karena adanya daur nitrogen yang berlangsung secara terus menerus. Seperti daur nitrogen itu,, kalau begitu simak saja pemaparan dibwah ini.

"Daur Nitrogen" Pengertian & ( Tahapan - Proses - Ilustrasi - Contoh )

Pengertian Daur Nitrogen

Daur nitrogen ialah salah satu daur biogeokimia yang dalam hal ini terjadi di bumi karena adanya interkasi yang terjadi antara komponen dalam ekosistem. Nitrogen secara umum terdapat dalam lapisan udara bumi “atmosfer” dan sebagian kecil terdapat dipermukaan listosfer bumi. Nitrogen banyak digunakan oleh tumbuhan sebagai bahan baku pertumbuhan makronya. Adapun beberapa sumber nitrogen di dalam dapat tersedia karena terjadinya proses pemecahan nitrogen di udara secara alami melalui kejadian berikut seperti ini.

Petir

Dalam hal ini petir memiliki energi besar yang dapat digunakan untuk memecah N diatmosfer sehingga ia dapat bereaksi dengan oksigen dan membentuk Nitrat (NO3), Nitrat (NO3) jatuh ke tanah bersama air hujan dalam daur air yang sehingga kemudian menjadi hara penting dalam menunjang kesuburan tanaman.

Fiksasi

Ada beberapa bakteri yang mempunyai kemampuan untuk dapat mengikat nitrogen di udara (N2) menjadi bentuk terikat di tanah (NO3), bakteri yang memiliki kemampuan ini misalnya bakteri Rhizobium, Marsiella crenata, Azotobacter, Rhodospirillum, Clostridium dan bakteri Kemoautotrof. Kedua bakteri ini bersimbiosis dengan tanaman Leguminosa “kacang-kacangan” dan membentuk bintil akar.

Penambangan

Nitrogen sangat sekali dibutuhkan tanaman untuk memperoleh pertumbuhan yang maksimal. Para petani bisanya memberikan tambahan pupuk ke tanaman. Pupuk nitorgen seperti Urea dan ZA diperoleh melalui proses penambangan nitrogen yang ada di udara, penambangan semacam ini hanya dapat dilakukan dengan bantuan teknologi tinggi.

Daur nitrogen sebagai salah satu bentuk daur biogeokimia berlangsung karena diawali proses penambatan nitrogen di udara melalui fiksasi yang dilakukan oleh bakteri tanah, karena bantuan petir, serta karena penambangan yang dilakukan oleh manusia. Setelah mengalami fiksasi, nitrogen kemudian melalui beberapa tahapan lanjut yang meliputi amonifikasi, nitrifikasi dan denitrifikasi. Untuk lebih jelasnya dari masing-masing simak ulasannya dibawah ini.

loading...
Amonifikasi

Amonifikasi merupakan pengubahan senyawa amonia atau nitrat menjadi ammonium, dalam daur nitrogen, ammonium dapat dihasilkan dari pengubahan nitrat yang dilakukan oleh bakteri Micrococcus denitrifican.

Dalam proses amonifikasi membuat jumlah nitrat di tanah jadi berkurang sehingga bersifat merugikan tanaman. Amonifikasi juga dapat terjadi pada aktivitas perombakan jasad mati dan metabolisme tubuh. Hasil ekskresi dan jasad mati dapat terdekomposisi oleh detritivor dan menghasilkan amonia (NH3) yang kemudian berubah menjadi amonium (NH4), amonium memang dapat langsung dimanfaatkan oleh tumbuhan, namun sebagian besar darinya justru digunakan bakteri aerob sebagai sumber energi.

Nitrifikasi

Nitrifikasi merupakan proses koversi amonium menjadi nitrat dengan bantuan enzim nitrogenase melalui 2 tahapan yakni tahap nitritasi dan nitratasi. Nitritasi ialah konversi amonium menjadi nitrit (NO2) dengan bantuan bakteri Nitrosomonas, sedangkan nitratasi ialah konversi nitrit (NO2) menjadi nitrit (NO3) dengan bantuan bakteri Nitrobacter. Dalam daur nitrogen, nitrifikasi hanya dapat berlangsung pada kondisi cukup oksigen (aerob), sedangkan pada kondisi tidak cukup oksigen (anaerob) proses dinitirifikasilah yang akan terjadi.

Denitrifikasi

Denitrifikasi merupakan suatu proses dalam daur nitrogen yang menyebabkan pelepasan nitrogen ke udara dipicu oleh kondisi anaerob di dalam tanah. Di kondisi anaerob, bakteri-bakteri di tanah seperti Micrococcus denitrifican, Thiobacillus denitrifican dan Pseudomonas denitrifican, mengambil oksigen dari nitrat yang ada di dalam tanah.

Karena kondisi ini, beberapa nitrat berubah menjadi9 nitrogen (N2) sejhingga ia kembali terlepas ke udara. Seperti amonifikasi, denitrifikasi juga sangat merugikan tanaman karena pasokan nitrit untuk kesuburan tanah jadi berkurang.

Contoh Siklus Nirogen

Adapun contoh siklus nitrogen yang diantaranya seperti:

  • Sebuah tanaman membutuhkan nitrogen dari tanah dengan menyerap melalui akar-akarnya. Nitrogen datang dalam bentuk ion nitrogen. Ketika nitrogen diserap oleh tanaman, direduksi menjadi ion nitrit. Selanjutnya menjadi amonium ion yang dapat dimasukkan ke dalam asam amino atau nukleat dan ke klorofil.
  • Ketika tanaman mati atau hewan mati atau ketika sebuah pabrik atau limbah mengeluarkan hewan, nitrogen organik kemudian dilepaskan. Bakteri dapat mengkonversi nitrogen organik ini menjadi amonium. Ini dilakukan melalui proses yang disebut dengan mineralisasi.
  • Nitrogen masuk ke lautan akibat limpasan dari air tanah atau saat hujan. Nitrogen juga dapat masuk ke laut yang melalui presipitasi “hujan”, nitrogen dalam air mengalami fiksasi yang umumnya difasilitasi oleh bakteri yang disebut cynobacteria. Setelah fiksasi, nitrogen dalam bentuk biologis yang tersedia fitoplankton di laut bisa digunakan.
  • Plankton mengeluarkan zat baik urea dan amonia ke dalam air. Fitoplanktorn dan limbah produk dapat tenggelam ke bawah, memasukkan amonia pada kedalaman pada zona euophotic. Amonia dari produk limbah ini kemudian dikeluarkan dari zona eufotik dan bakteri yang hidup di bawah zona eufotik dapat mengkonversi amonia menjadi nitrat. Konversi ini hanya dapat terjadi di bawah zona eufotik dimana tidak ada cahaya karena bakteri yang melakukan konversi tersebut dihambat oleh cahaya. Proses konversi ini disebut dengan ammonification atau mineralisasi.
  • Setelah amonia diubah, nitrifikasi terjadi dan amonia menjadi nitrit dan nitrat, pencampuran partikal dan upwelling dapat membawa nitrat ke atas dan kemudian dapat digunakan oleh photoplankton untuk melanjutkan siklus.

Demikianlah pembahasan mengenai “Daur Nitrogen” Pengertian & ( Tahapan – Proses – Ilustrasi – Contoh ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga: