4 Tahap Respirasi Aerob Serta Penjelasannya

Posted on

GuruPendidikan.Com – Respirasi aerob merupakan peristiwa pemecahan glukosa dengan benatuan oksigen untuk dapat menghasilkan energi dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat). ATP digunakan oleh organisme untuk melakukan berbagai aktivitas yang membutuhkan energi. Organisme yang melakukan respirasi aerob ialah hewan, tumbuhan sebagian besar jamur dan sebagiab kecil bakteri. Persamaan reaksi untuk perombakan satu molekul glukosa secara sederhana ialah sebagai berikut.

4 Tahap Respirasi Aerob

Respirasi aerob ialah proses pembebasan energi yang terkandung dalam makanan menjadi energi ATP yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk melaksanakan kinerjanya. Dalam proses melapaskan energi bekerja paling efisien jiak oksigen digunakan. Respirasi Aerob ialah bentuk normal respirasi. Hal ini membutuhkan oksigen dan melapaskan energi paling banyak dari glukosa.

Pada saat kita bernafas seperti ini kita menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida keluar. Selama respirasi aerob 1 mol glukosa menghasilkan 2.830 kilo joule energi. Respirasi aerob menghasilkan energi, karbon dioksida dan air. Respirasi aerob terjadi di dalam sel. Semua sel membutuhkan pasokan energi untuk dapat melaksanakan fungsi mereka. Makanan dan oksigen yang diangkut ke sel-sel pada manusia oleh darha dalam sistem peredaran darah.

Oksigen berasal dari paru-paru dari sistem pernapasan dan makanan berasal dari usus kecil dari sistem pencernaan. Mitokondria sel ialah lokasi sebenarnya untuk respirasi aerob. Ketika makanan dibakar untuk melapaskan energi dengan menggunakan oksigen dua produk limbah yang dihasilkan; karbon dioksida dan air. Dalam proses respirasi aerob dapat diwakili oleh persamaan kata:

loading...

Makanan + Oksigen >>> Energi + Karbon dioksida + Air

Respirasi aerob ialah peristiwa pembakaran zat makanan yang menggunakan oksigen dari pernapasan untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP, yang selanjutnya ATP digunakan untuk dapat memenuhi proses hidup yang selalu memerlukan energi. Respirasi aerob disebut juga pernapasan dan terjadi di paru-paru. Sedangkan pada tingkat sel respirasi terjadi pada organel mitokondria. Secara sederhana reaksi repirasi ialah sebagai berikut:

C6H12O6 + 6O2 >>> 6 CO2 + 6H2O + 36 ATP

Tahap Respirasi Aerob

Dalam proses aerob terjadi melalui 4 tahap yaitu:

Glikolisis

Glikolisis merupakan perombakan glukosa menjadi asam piruvat dalam sitosol secara anaerob. Terjadi kegiatan enzimatis dan melibatkan energi berupa ATP dan ADP. Hasil akhir glikolisis ialah 2 mol asam piruvat untuk setiap 1 mol glukosa 2 mol NADH sebagai sumber elektron berenergi tinggi, 2 mol ATP untuk setiap mol glukosa.

Dekarboksilasi Oksidatif

Dekarboksilasi oksidatif merupakan reaksi pengubahan asam piruvat menjadi asetil COA. Dalam proses Dekarboksilasi oksidatif terjadi di matriks mitokondria.

Siklus Krebs

Siklus krebs terjadi di matriks mitokondria. Asetil COA akan masuk siklus krebs berikatan dengan oksaloasetat. Dalam siklus krebs terdapat 8 tahap reaksi.

Tranfer Elektron

Tranfer elektron terjadi di membran dalam mitokondria. Rantai tansfer elektron merupakan proses produksi ATP dari NADH dan FADH2 yang dihasilkan dalam glikolisis, dekarboksilasi oksidatif dan siklus krebs. NADH dan FADH2 akan masuk tranfer eletron dan melalui suatu peristiwa yang disebut dengan kemiosmosis akan dihasilkan ATP.

Gikolisis ini terjadi di sitoplasma, sedangkan tiga tahapan yang lainnya terjadi di mitokondria. Karena menjadi tempat berlangsungnya respirasi aerob, mitokondria dikenal sebagai organel sel penghasil energi. Sel sperma memiliki banyak mitokondria agar mampu menghasilkan banyak energi yang dibutuhkan dalam perjalanannya menuju ovum.

Demikianlah pembahasan mengenai 4 Tahap Respirasi Aerob Serta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga:


No ratings yet.

Please rate this